Minggu, 20 Januari 2013
Mencacah hati
Posted on 23.01 by Aidah Lembayung Senja
Mungkin itu kamu yang sengaja meninggalkan rindu.
Mencacah hati dengan pisau, mengganti minumku dengan racun yang sbelumnya madu.
Mungkin itu kamu, yang turun satu-satu bersama hujan.
Mengingatkanku pada kenangan. Kenangan yang belum terlupakan.
Mungkin itu kamu, yang mengikat kakiku dengan rindu.
Terseok-seok aku melangkah dengan cintamu.
Mungkin itu kamu, yang membubuhkan mimpi di gelas kopiku tadi pagi.
Hingga pahitnya tak lagi terasa.
Mungkin itu kamu, yang menyuruh kenangan mengetuk pintu.
Masuklah, kuncinya masih sama.
Tapi jangan lama.
Mungkin itu kamu yang terjebak dalam pikiran.
Cepatlah temukan jalan keluar.
Sebelum aku gila, lalu menguncimu selamanya disana.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar